🔍 Turki Naikkan Suku Bunga, Rupiah Terdampak di Pasar Asia

Erdogan Naikkan UMR 50%, Krisis di Turki Bisa Makin Dahsyat?

Jakarta – April 2025 – Bank Sentral Turki (CBRT) secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 350 basis poin (3,5 %) menjadi 46 %, mempertahankan kebijakan moneter ketat di tengah inflasi tinggi dan gejolak ekonomi domestik bigalpha.id+8Trading Economics+8Detik News+8.


📈 Langkah Turki dan Respons Global

  • Keputusan ini muncul setelah serangkaian pemangkasan suku bunga sebelumnya, dan memiliki tujuan utama untuk meredam inflasi yang naik dan memulihkan kredibilitas bank sentral Indo Premier+2SeputarForex+2Detik News+2.

  • Kenaikan tersebut belum cukup menenangkan lira Turki sepenuhnya, tetapi mencerminkan sinyal hawkish kepada pasar bahwa CBRT siap untuk mengetatkan lebih lanjut jika diperlukan SeputarForex+3CNBC Indonesia+3Detik News+3.


🌏 Dampak ke Pasar Asia dan Rupiah


💡 Mengapa Ini Terjadi? Mekanisme Penularan (Contagion)

  1. Capital flight: Pelaku pasar global mengalihkan dana dari mata uang berisiko ke aset safe haven setelah kebijakan Turki Indo Premier+2Detik News+2SeputarForex+2.

  2. Hormati risiko di emerging markets: Turki yang punya defisit transaksi berjalan besar dan inflasi tinggi menjadi ‘lokomotif’ volatilitas, memicu kekhawatiran serupa di negara berkembang lainnya termasuk Indonesia Detik Newsbigalpha.id.

  3. Strategi BI kontra gejolak: Berbagai langkah diambil BI—kenaikan suku bunga dan intervensi—untuk menjaga stabilitas mata uang dan mengurangi risiko hot money keluar en.wikipedia.org+10Detik News+10bigalpha.id+10.


Kesimpulan & Implikasi

  • Turki menetapkan sikap tegas melalui kenaikan suku bunga untuk meredam inflasi dan menahan depresiasi mata uang.

  • Rupiah terdampak sebagai bagian dari gelombang gejolak emerging markets, terutama karena capital outflow yang diperparah sentimen global.

  • Indonesia secara cepat merespons: BI mengetatkan kebijakan moneter dan melakukan intervensi valas untuk menjaga stabilitas.

  • Investor dan pelaku usaha perlu mewaspadai volatilitas mata uang dan potensi ripple effect dari sentimen global—seperti Turki—di pasar Asia.

Related Posts

PKH Tahap 3 Cair Agustus 2025: Cek Jadwal, Besaran, dan Cara Penerimaannya

Jakarta, 11 Agustus 2025 — Pemerintah mulai menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 untuk periode Juli–September 2025. Pencairan yang berlangsung sepanjang Agustus 2025 ini diharapkan membantu jutaan keluarga penerima…

“Gelombang Modal Asing: Rp 9,24 Triliun Masuk ke RI pada Awal Agustus – Momentum Pulih atau Sinyal Berubah?”

1. Sorotan Utama: Modal Asing Masuk Mingguan Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing masuk bersih sebesar Rp 9,24 triliun ke pasar keuangan domestik pada pekan pertama Agustus 2025 (periode transaksi 4–7…

You Missed

Terbang – Gigi: Harapan untuk Meraih Mimpi

Unlock the Key – Isyana Sarasvati: Pencarian Kebebasan Batin

Cerita Cinta – Kahitna: Kehangatan Romansa Anak Muda

Arema FC Tampil Dominan Saat Menang Telak Atas PSS Sleman

Bali United Menunjukkan Performa Gemilang Saat Menundukkan Arema FC dengan Skor Meyakinkan

Hampa Hatiku – Nidji feat. Ariel Noah: Lagu Cinta Penuh Luka