Bali United berhasil menampilkan performa impresif ketika menundukkan Arema FC dalam laga tandang yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan, dengan kedua tim saling menyerang dan menampilkan strategi yang matang. Namun, Bali United mampu menguasai jalannya pertandingan berkat disiplin dan kerja sama antar lini.
Gol pertama Bali United lahir pada menit ke-15 melalui tendangan kaki kanan Ilija Spasojevic yang melesat tepat ke pojok kanan gawang Arema. Gol ini membuka keunggulan Bali United dan memaksa Arema meningkatkan tekanan. Meski Arema beberapa kali menciptakan peluang, penjaga gawang Bali United tampil luar biasa, menggagalkan setiap ancaman yang datang.
Menjelang akhir babak pertama, Bali United berhasil menggandakan keunggulan melalui tandukan Brahma Fernandes pada menit ke-40, memanfaatkan umpan silang presisi dari sisi kanan. Babak kedua kembali didominasi Bali United dengan tekanan tinggi, dan gol ketiga tercipta melalui aksi Witan Sulaeman pada menit ke-72, menutup kemenangan dengan skor meyakinkan.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, memuji mental dan konsistensi pemainnya: “Kami datang ke sini dengan target jelas dan bermain disiplin. Pemain menunjukkan fokus dan tidak terbawa emosi. Tiga gol ini adalah bukti kerja keras tim sepanjang pertandingan.”
Kemenangan ini memperkuat posisi Bali United di papan atas klasemen Liga 1, menempel ketat Persib Bandung dengan selisih poin yang tipis. Dengan performa menyerang yang terus meningkat, Bali United menunjukkan ambisinya untuk bersaing meraih gelar juara musim ini dan membuktikan kualitas mereka sebagai salah satu tim papan atas Indonesia.